Suhu yang dingin membuat selimut kian tercekik.. *heeh heeh dingin nian malam ni oooy*
Kreeeek... pintu terbuka.. intip dikit daah... eeh ada si emak masuk.
*Tia belum tidur?*
Kan tadi bilangnya mau tidur mak belum tidur..
*Ooh iya hehe... sekarang mau tidur ya?*
Aduh sih emak... kan tadi Tia bilang juga emang mau tidur.. (tutup kepala pake selimut.. mulut monyong").
Kan tadi bilangnya mau tidur mak belum tidur..
*Ooh iya hehe... sekarang mau tidur ya?*
Aduh sih emak... kan tadi Tia bilang juga emang mau tidur.. (tutup kepala pake selimut.. mulut monyong").
*Oh yaudah kalo mau tidur, emak mau tidur juga*
#emaaak..
Cerita Siang: Lelah memuaskan
Setelah dua hari menikmati makanan hanya dengan sambal, akhirnya Tia memustuskan untuk mengunjungi sawah mencari kangkung dan keong. Keduanya merupakan santapan lezat bagi Tia. Maklum saja, meskipun di kost Tia sudah memiliki kompor tuk memasak, tapi karna banyaknya kesibukkan membuat Tia kelelahan dan terpaksa harus membeli makanan di luar. Di Bandar Lampung, Tia jarang sekali menikmati sayur mayur dan sambal buatan sendiri selalu saja ayam bakar, ayam penyet, ketoprak dan mie ayam bilal. Semuanya membuat Tia bosan.
Sesampainya di sawah Tia langsung memetik kangkung bersama keponakan bernama Erna Juwita. Sedangkan adik kecilnya Dara yang memang sejak keberangkatan dari rumah hingga tiba di tujuan tiada henti berbicara dan merengek rengek ingin mandi dan ikut mencari keong. Yaaah adik Tia ini memang cerewetnya luaaar biasa plus suka jail dan mudah sekali marah. Ahirnya ia mandi di pancuran tepi sawah.
Usai memetik kangkung, Tia dan erna melihat lihat keong di tepi sawah, aah ternyata banyak. Dara yang sedang asik mandi pun bergegas salin dan mengikuti kami. Eeeeeh dia ikutan lagi mencari keong. Sudah mandi dan berpakaian rapi, jadi kumuh penuh lumpur dan terus saja berbicara dengan tawanya khas. Tia yang memang tidak suka kebisingan sangat pusing mendengarnya, terkadang Tia memarahinya tapi hati ini langsung luluh ketika melihat raut wajahnya yang memelas. Oooh adik ku diamlah, pusing sekali kepala ini mendengarnya squint emotikon.
Erna yang tengah asik mencari keong pun dibuat pusing olehnya, tapi jika saja Dara tak ada, hidup ini akan terasa hampa. Karena senyumnya lah yang membangkitkan semangat hari" ini, karna kenakalannya lah yang mengajarkan kesabaran dan melatih emosional. Tia sangat bangga padanya meski ia masih terlalu dini untk meratapi perjalanan hidup yang diselimuti duka. Takjubnya hati dikala ia dapat menerima dengan tabah meski awalnya marah bahwasanya kabar buruk mengenai ayahnya terhadapnya.
#Dara love you..
Singkat cerita, usai mencari keong kami membersihkannya di tepian. Menggosok" hingga lumutnya hilang. Tak lupa sebelum pulang kami berfoto", diam" begini Tia suka eksis loh hehe apalagi si Dara. Setelah berfoto kami pun pergi meninggalkan suasana indah dengan tanaman padi yang masih menghijau.
Sesampainya dirumah, kami kelelahan dan berbaringan sejenak. Tia yang sedari tadi memang sudah tak sabar ingin melahap kangkung, memutuskan untuk segera memasaknya. Daan matang... emm yummy Tia makan dengan lahapnya..
#Pastaaaa
INI TIA
Usai mandi dan beres" Tia menonton tv bersama Emak dan Dara. Tak lama kemudian Tia disuruh membelikan obat ke apotek. Sepulang dari apotek Tia memberikan obat tersebut kepada emak lalu ia membacanya dan mengambil air minum, Tia memasuki kamar dan asik selfie. Tok tok.. Pintu kamar berbunyi, ternyata emak. "Ada apa mak? Kok bawa minum.." *Ini mak bawakan minum dan langsung minum dua kapsul obatnya*,, "hah obat.. obat siapa mak?" *iya obat yang kamu beli tadi ya buat kamu Tiara Novita......!*
#emaaak..
Cerita Siang: Lelah memuaskan
Setelah dua hari menikmati makanan hanya dengan sambal, akhirnya Tia memustuskan untuk mengunjungi sawah mencari kangkung dan keong. Keduanya merupakan santapan lezat bagi Tia. Maklum saja, meskipun di kost Tia sudah memiliki kompor tuk memasak, tapi karna banyaknya kesibukkan membuat Tia kelelahan dan terpaksa harus membeli makanan di luar. Di Bandar Lampung, Tia jarang sekali menikmati sayur mayur dan sambal buatan sendiri selalu saja ayam bakar, ayam penyet, ketoprak dan mie ayam bilal. Semuanya membuat Tia bosan.
Sesampainya di sawah Tia langsung memetik kangkung bersama keponakan bernama Erna Juwita. Sedangkan adik kecilnya Dara yang memang sejak keberangkatan dari rumah hingga tiba di tujuan tiada henti berbicara dan merengek rengek ingin mandi dan ikut mencari keong. Yaaah adik Tia ini memang cerewetnya luaaar biasa plus suka jail dan mudah sekali marah. Ahirnya ia mandi di pancuran tepi sawah.
Usai memetik kangkung, Tia dan erna melihat lihat keong di tepi sawah, aah ternyata banyak. Dara yang sedang asik mandi pun bergegas salin dan mengikuti kami. Eeeeeh dia ikutan lagi mencari keong. Sudah mandi dan berpakaian rapi, jadi kumuh penuh lumpur dan terus saja berbicara dengan tawanya khas. Tia yang memang tidak suka kebisingan sangat pusing mendengarnya, terkadang Tia memarahinya tapi hati ini langsung luluh ketika melihat raut wajahnya yang memelas. Oooh adik ku diamlah, pusing sekali kepala ini mendengarnya squint emotikon.
Erna yang tengah asik mencari keong pun dibuat pusing olehnya, tapi jika saja Dara tak ada, hidup ini akan terasa hampa. Karena senyumnya lah yang membangkitkan semangat hari" ini, karna kenakalannya lah yang mengajarkan kesabaran dan melatih emosional. Tia sangat bangga padanya meski ia masih terlalu dini untk meratapi perjalanan hidup yang diselimuti duka. Takjubnya hati dikala ia dapat menerima dengan tabah meski awalnya marah bahwasanya kabar buruk mengenai ayahnya terhadapnya.
#Dara love you..
Singkat cerita, usai mencari keong kami membersihkannya di tepian. Menggosok" hingga lumutnya hilang. Tak lupa sebelum pulang kami berfoto", diam" begini Tia suka eksis loh hehe apalagi si Dara. Setelah berfoto kami pun pergi meninggalkan suasana indah dengan tanaman padi yang masih menghijau.
Sesampainya dirumah, kami kelelahan dan berbaringan sejenak. Tia yang sedari tadi memang sudah tak sabar ingin melahap kangkung, memutuskan untuk segera memasaknya. Daan matang... emm yummy Tia makan dengan lahapnya..
#Pastaaaa
INI TIA
Usai mandi dan beres" Tia menonton tv bersama Emak dan Dara. Tak lama kemudian Tia disuruh membelikan obat ke apotek. Sepulang dari apotek Tia memberikan obat tersebut kepada emak lalu ia membacanya dan mengambil air minum, Tia memasuki kamar dan asik selfie. Tok tok.. Pintu kamar berbunyi, ternyata emak. "Ada apa mak? Kok bawa minum.." *Ini mak bawakan minum dan langsung minum dua kapsul obatnya*,, "hah obat.. obat siapa mak?" *iya obat yang kamu beli tadi ya buat kamu Tiara Novita......!*
Hehe hehe... #Jadi obat yang Tia beli tadi... yang bentuknya besar itu buatttttt #Hahh squint emotikon
#Tia paling males minum obat, kecuali disuruh dan dipaksa sama anak ini Rifki Andriansyah.
Kakak mana kakak mana.. dimana???? Dimana???
Di way kanan wakwaw
#Tia paling males minum obat, kecuali disuruh dan dipaksa sama anak ini Rifki Andriansyah.
Kakak mana kakak mana.. dimana???? Dimana???
Di way kanan wakwaw
