Ketika pagi ku datang
Terpancar senyuman indah yang berliuk di pipi iniMembuat kerutan sendu menambah anggunnya diri
Kala mata terpaku pada sang mentari
Melihatnya (mentari) layaknya aku melihat mu yang bersinar
Kala senyuman itu terus menggelora dari bibir indahmu
Kau bagai penyemangat untuk setiap insan yang sepi
Kepribadianmu mengalahkan kuatnya akar jeruji
Terjadi saat aku mulai melemah
Semangatmu akan meraih sesuatu
Mengalahkan kehebatan power yang luar biasa
Panasnya terik matahari
Karena kau mampu menyejukan ku
Melalui senyuman itu
Kau menjadi salah satu yang berarti dalam diri
Saat yang lain pergi
Kau datang menghampiri
Dengan senyuman
Senyuman yang menawan
Rasanya aku, ingin selalu berada tepat disini
Di dalam hatimu
Meski aku takkan dapat meraih itu
Jika kuasa Allah mengalahkan yakin ku
Tapi aku ingin tetap meniti semua itu
Hingga Allah menyatukan aku dan kamu
Mungkin itu terlihat begitu sangat memaksa
Ya.. Biarlah
Karena hatiku
Tetap tertahan untukmu
Terusalah menebar senyuman semangat dari pipimu yang lucu
Jangan kau tarik kedalam kerutan itu
Karenamu.. aku mampu
